Masih teringat jelas momen kedatanganku di Makassar kemarin sore. Akhirnya, passion yg selama ini hanya terpendam dapat menjadi kenyataan. Dan di bandara internasional sultan hasanuddin itu aku terlihat seperti orang gila yang senyum2 sendiri gara2 saking senangnya. Segala syukur hanya kusebut padaMu, Rabb :')
Matahari cerah sekali sore itu. Padahal kata temanku sudah beberapa hari ini hujan mendera. Hmmm, mungkin kedatanganku membawa kecerahan dan keceriaan tersendiri, hihihi. Aku dijemput seorang teman saat kecil dulu... Yah, meskipun tadi sempat muterin bandara buat nyariin dia. Maklum lah, lama tidak ketemu jadi susah me"recognize" wajahnya. 12 tahun pisah bro... Hmmm, sepanjang perjalanan aku ngobrol gak jelas sama dia. Mau gimana coba, aku logat Jawa yg medhok ketemu dia dg logat Makassar yg ngomongnya cepet banget. Tapi...lucu juga si :D
Hatiku semakin dag-dig-dug ketika mendekati rumah singgah pertamaku. Betapa tidak, katanya teman2ku sewaktu SD dulu sudah menunggu di sana. Aihhh, nervous kali diriku...
Dan... Finally aku tiba. Ah, berpasang-pasang mata itu mulai menyorotku, jantungku rasanya mau loncat keluar dari tubuhku, rasanya panas dingin, tapi somehow I really enjoy such situation, aku benar2 menikmati momen di saat bertatapan dengan wajah2 mereka dan menjabat tangan mereka. Oh God, I really love you for making me a chance to meet them. Teman2... Maaf kalo beberapa nama agak samar dalam memoriku, tapi aku masih ingat kok dengan wajah2 kalian. Tidak banyak berubah kok, tapi tambah cantik2 yang cewek2... Yg cowok2 tambah gak karuan, haha. Aku sangat menyukai cara kalian menyambut kedatanganku guys, seandainya dapat aku ungkapkan pake logat Makassar, pasti lebih seru ya? Pokoknya love you all ;)
Malam itu rencananya aku menginap di rumah firda, salah satu teman SD ku juga. Aduh, merepotkan sekali aku ini... Tapi lagi2 aku terharu merasakan keramahan kelurga firda, hiks hiks *menangis bahagia*
Kemarin hidupku terjamin, hari ini pun seperti itu... Kebetulan sekali keluarganya ada rencana jalan2 ke wisata kebun. Alhamdulillah diajak... Tapi... Si firda tidak ikut karena dia mengikuti tes kerja... Salut deh, meskipun satu angkatan tapi dia udah lulus duluan. Dan sekarang malah udah nyari kerja. Sementara aku? Hiks, jadi malu sendiri.Baiklah, tidak apa. jadikan hal itu penyemangatmu fida ^^
Hmm, di luar dugaan, ternyata piknik tadi tidak hanya keluarga (baca: ortu dan adik2nya firda) saja, tapi keluarga besarnya juga! Tiga mobil pula, ada tante2nya, Om2nya, sepupu2nya, dan masih banyak lagi. Berasa jadi penyusup. Hadadah.
But you know what guys? Mereka malah menyambut dan menerimaku di tengah2 keluarga mereka. Terharu, baiknya... Aku jadi kangen keluarga di rumah T.T
Inilah salah satu hal yang aku cari. Sebagai anak yg dilahirkan di Makassar, dengan tegas harus kukatakan bahwa aku adalah anak pesisir, layaknya mereka, aku berani dan apa adanya. Aku selalu to the point atas maksud, pikiran dan keinginan2ku tanpa perlu ada istilah "mbulet". Aku, layaknta orang Makassar lainnya, selalu bersikap terbuka dan ramah. Tidak kaku terhadap satu hal paten dan enggan pada sesuatu hal baru yang dianggap asing. Aku, dan orang Makassar lainnya, mudah berinteraksi dan membaur dengan hal2 yang baru... Ya, aku tidak takut menghadapi kehidupanku yang aku sendiri tidak tahu akan seperti apa esok hari. Selagi ada niat baik, berusaha dan berdoa... Nothing's impossible. Aku tidak sabar menanti kejutan yang Engkau persiapkan untukku besok Ya Rabb, I Love You More :')
*to be continued*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar